Pohon Adalah Kesempatan

This Christmas we made this short film with the multimedia team from GBAP Bunga Bakung. Film ini mengisahkan tentang persahabatan, komunitas, keluarga, dan bagaimana cara kita memandang masalah atau keadaan kita. Jangan lupa subscribe Channel GBAP Robinson.



Follow us on:

Advertisements

Orang Tua Menjengkelkan

Seringkali kita sebagai seorang anak merasa bahwa orang tua kita menyebalkan. Tapi kita harus menyadari bahwa kasih tidak bersyarat selalu datang dari Tuhan dan dari orang tua kita. Selamat hari ibu dan jangan lupakan jasa kedua orang tua kita. Mari kita sama-sama merenungkan apa saja yang sudah kita lakukan untuk menyenangkan kedua orang tua kita.



Like & subscribe for more videos.

Bintang Timur (Part 1)

Frans adalah seorang pebisnis yang sangat mahir dalam bidangnya. Apa saja yang dia kerjakan selalu berhasil. Pertemuannya dengan Jose mulai menyadarkan dia akan sesuatu yang sudah lama dia lupakan.

Lea mengabdikan hidupnya untuk melayani Tuhan sampai akhirnya membawa dia kepada titik dimana dia harus menentukan mana yang lebih penting dalam hidupnya, pelayanan atau keluarga.

Philippe Petit – The Walk

HANSON TJUNG

I just cannot not to write about it. I just watched this inspiring movie, “The Walk” which was based on true story. Sinopsis singkat saja film ini mengisahkan tentang Philippe Petit, seorang magician, yang memiliki mimpi untuk berjalan di antara menara kembar World Trade Center di New York hanya dengan kawat, tanpa pengaman.

This movie was so intense! Selama nonton ini film, saya benar-benar dibawa penasaran dengan apa yang akan terjadi saat Philippe berjalan di antara menara kembar WTC itu. WTC pada saat itu adalah gedung tertinggi di dunia dengan 110 lantai. Kaki saya lemas dan ngilu melihat ketinggian yang luar biasa walau cuma efek film. Saya membayangkan bagaimana Philippe berjalan di atas ketinggian itu hanya dengan seutas kawat dan tiang penyeimbang. Baru kali ini saya merasakan apa yang dirasakan Phillipe. Ketegangan yang luar biasa sampai satu badan rasanya ngilu sekali. jantung sudah ga karuan masih ada atau tidak.

View original post 543 more words

Bintang Timur Thanksgiving

Never forget how you get here.

Today at 1 PM, we finally had the Thanksgiving party of all the casts and crew of ‘Bintang Timur’. After two months efforts of making this creation which (thanks God), could bless lots of people, we finally could spent lunch together at Shaburi, Emporium.

I, Tjung Hanson, personally want to thank all of you who were willing to pay price for a not short time for the pre-production and production

To the Production Assistants (Budy, Ket Fu, Christy, dan Thalia) : My burden felt so much lighter that you helped to take the half of it. Thanks God you understand me who had many wants.

To the Camera Assistants (Adhi, Kris, Irfan, dan Afen) : I hoped you learnt a lot from this so I did not have to worry about the shots taking. Thanks God you understand me who liked to give order.

To the Production Designer (Juvira) : At last, you helped even you got a lot of things in your hands. Your design is the best. never get tired for designing for me.

To Juwita, Panda (Terry), and Mami (Lie Djan) : The best restaurant and sponsor finders who made this Thanksgiving happened.

And last but not least, to all the casts (Julius, Claudia, Irfan, Sukien, Stevanny, Rudy, Nadya, Riky, Debora, Lusi, Kiky, Deisy, dan Winnie) : Your suffering during the shooting with me finally had beautiful fruits for many people.

Never forget that we are the history maker. We are the best production team ever and hope someday we can work together again.


BINTANG TIMUR THANKSGIVING - 1
Bintang Timur Thanksgiving

Never forget how you get here.

Today at 1 PM, we finally had the Thanksgiving party of all the casts and crew of ‘Bintang Timur’. Setelah berakit-rakit ke hulu selama dua bulan dan menghasilkan sebuah karya yang (thanks God) bisa memberkati banyak orang, akhirnya kita semua bisa menghabiskan makan siang bersama di Shaburi, Emporium.

Saya, Tjung Hanson, pribadi berterima kasih kepada kalian yang bersedia membayar harga untuk waktu yang tidak sebentar selama persiapan dan syuting.

Kepada para Asisten Produksi (Budy, Ket Fu, Christy, dan Thalia) : Beban saya terasa sangat ringan karena kalian yang bantu menanggung setengahnya. Untung kalian memaklumi saya yang banyak maunya.

Kepada para Juru Kamera (Adhi, Kris, Irfan, dan Afen) : Saya harap kalian belajar banyak dari sini jadi saya tidak perlu mengkhawatirkan lagi pengambilan gambar-gambar. Untung kalian memaklumi saya yang banyak suruh-suruh.

Kepada Perancang Produksi (Juvira) : Akhirnya tetap saja dibantu di tengah kesibukannya yang luar biasa. Your design is the best. Jangan bosan-bosan merancang untuk saya.

Kepada Juwita, Panda (Terry), dan Mami (Lie Djan) : Pencari restoran dan pencari sponsor terbaik yang membuat Thanksgiving ini terjadi.

Dan yang terakhir untuk para pemeran (Julius, Claudia, Irfan, Sukien, Stevanny, Rudy, Nadya, Riky, Debora, Lusi, Kiky, Deisy, dan Winnie) : Penderitaan kalian selama syuting bersama saya akhirnya berbuahkan hasil yang indah untuk banyak orang.

Never forget that we are the history maker. We are the best production team ever and hope someday we can work together again.